Inilah Cara Aneh Wanita Merawat Kecantikan Di Jaman Dahulu 

Inilah Cara Aneh Wanita Merawat Kecantikan Di Jaman Dahulu
Inilah Cara Aneh Wanita Merawat Kecantikan Di Jaman Dahulu 
Bandar Diapoker - Dengan cantik di mana saja dan kapan saja maka akan menjadi sesuatu yang sangat penting bagi seorang wanita, berbagai perawatan kecantikan adalah sebua pilihan mau pakau cara tradisional ataupun cara yang instan di antaranya seperti halnya pemakaian obat-obatan kosmetik, herbal bahkan hingga sampai pergi berobat ke dokter spesialis kecantikan yang pastinya akan membutuhkan biaya yang sangat tidak murah.

Inilah Cara Aneh Wanita Merawat Kecantikan Di Jaman Dahulu
Inilah Cara Aneh Wanita Merawat Kecantikan Di Jaman Dahulu 
Agen Poker Online Uang Asli - Nah sobat, pernahkah kalian berpikir bagaimana bila di kondisikan pada jaman wanita dahul-u kala ? Jaman di mana perkembangan sains belum secanggih saat ini, kemungkinan hal ini terdengar nyelenehm seram dan tidak masuk akal cara perawatan tubuh pada wanita di jaman dahulu kala. Hal ini sama seperti perawatan dengan menggunakan masker lumpur yang di campur dengan kotoran buaya, memakai ramuan beracun agar bentuk mata dapat melebar dan terlihat lebih sensual. Bahkan hingga hal yang gila seperti rela menjalankan ritual aneh dengan memelihara ulat di lambung hanya untuk menurunkan berat badan.

Inilah Cara Aneh Wanita Merawat Kecantikan Di Jaman Dahulu
Inilah Cara Aneh Wanita Merawat Kecantikan Di Jaman Dahulu 
Situs Poker Online Tercaya - Lantas apa saja yang menjadi cara merawat kecantikan bagi wanita di jam dahulu ? Nah, di bacaan kali ini kita akan mencoba mencari tahu cara aneh wanita merawat kecantikan pada jaman dahulu yang mengerikan. Semoga dengan adanya bacaan kali ini akan menjadi suatu informasi bermanfaat bagi kalian semua ya sobat. Langsung saja di simak yuk, berikut ini adalah beberapa cara wanita jaman dahulu merawat kecantikan tubuh mereka.

Terapi Mengeringkan Darah Dengan Lintah

Hal ini dapat di bilang aneh namun nyata ya sobat, di jaman dahulu kala dekitar Abad empat belas hingga abad tujuh belas, seorang wanita malah ingin berusaha terlihat rapuh dan pucat. Hal ini di karenakan mereka mempunyai kulit pucat menggambarkan kecantikan seorang wanita pada era jaman tersebut,, agar berhasil membuat kulit tubuh mereka pucat, tidak sedikit wanita yang melakukan hal ini yang begitu mengerikan. Bahkan beberapa dari mereka menempelkan lintah di bagian wajah sampai telinga, selain itu juga ada banyak yang melakukan terapi aneh dengan menggunakan lebdir bekicot yang juga di yakini dapat menyamarkan noda yang di akibatkan bekas luka pada tubuh sehingga rubuh akan terlihat mulus kembali.

Demi Tubuh Langsing Rela Memelihara Ulat Di Perut

Tidak hanya fisik, kecantik dari dalam pun tidak luput di rawat oleh seorang wanita di jaman dahulu, hal ini terbukti dengan tren mengonsumsi pil ulat di era tahun serinu delapan ratusan. Bandar Poker Online Terpercaya - Sebagian wanita inggris di era tersebut mengonsumsi pil yang terbuat dari larba ulat untuk menurunkan berat badan mereka. Hal ini di percaya ulat akan mengonsumsi kalori yang masuk ke lambung dan tumbuh semakin besar hingga kemudian ulat di ambil untuk di keluarkan dari tubuh manusia.

Lipstik Bibir Dari Darah Kumbang

Pada jaman Mesir Kuno di kabarkan Ratu Cleopatra menggunakan kumbang untuk di jadikan sebagai lipstik. Kumbang dan semut ini di hancurkan untuk di gunakan sebagai bahan kecantikan sebagai pemerah bibir, kumbang ini dapat memberikan warna merah pada lipstik dan semut menggunakan sebagai campuran permerah bibir wanita. Live Poker Online - Kalian bayangkan saja sobat, terbyata warna merah merona dari wanita secantik itu adalah darah dari kumbang dan hingga saat ini masih ada beberapa perusahaan make-up dari Yunani yang menggunakan kumbang yang sama untuk membuat kosmetik.
Author image
Diapoker.net :

Diapoker.net adalah Situs Taruhan Judi Kartu Online yang menyediakan permainan Poker, Domino QQ, Bandar Capsa Susun, Ceme Keliling, serta Live Poker yang dapat dimainkan dengan menggunakan uang Asli.

Share Artikel ini :